Script berikut untuk mengubah extensi file *.dat menjadi *.txt
#!/bin/sh
for file in *.dat ;
do mv $file `echo $file | sed 's/\(.*\.\)dat/\1txt/'` ;
done
Thursday, February 28, 2008
Upper case to lower case
Hallo, selamat pagi menjelang siang ...
Kali ini coba buat script mengganti nama file yang semuanya huruf besar (upper case) menjadi huruf kecil semua (lower case). Coba script berikut :
#!/bin/sh
for a in *; do
mv $a `echo $a |tr [A-Z] [a-z]`
done
Kali ini coba buat script mengganti nama file yang semuanya huruf besar (upper case) menjadi huruf kecil semua (lower case). Coba script berikut :
#!/bin/sh
for a in *; do
mv $a `echo $a |tr [A-Z] [a-z]`
done
Tempat bermainku
Aku biasa jalan-jalan ke sini :
http://www.linux.org
http://www.le.ac.uk/cc/tutorials/
http://www.cplusplus.com/
http://www.python.org/
http://www.linux.org
http://www.le.ac.uk/cc/tutorials/
http://www.cplusplus.com/
http://www.python.org/
Wednesday, February 27, 2008
Berkenalan dengan si ALIAS
Seperti artinya "nama lain", di Linux alias juga berfungsi "meng-alias-kan" suatu perintah dengan nama lain. Di Linux, perintah satu perintah shell memiliki beberapa opsi. Opsi ini adalah berupa karakter yang diawali "-". Contoh perintah "ls" adalah untuk melihat isi direktori, sedangkan "ls -a" ("ls" dengan opsi "-a") akan melist isi semua isi direktori termasuk file hidden (file yang diawali ".").
Atau perintah "cp -v -i" untuk mencopy suatu file secara interaktif (-i interaktif -v menunjukkan lokasi file dengan nama yang sama dengan nama tujuan copy-an).
Nah, daripada ribet dengan -bla -bla -bla terhadap perintah yang sering kita gunakan, sederhanakan saja dengan alis. Caranya dengan mengedit file ".bashrc", tambahkan line-line yang ingin kita alias-kan. Contoh :
alias cp='cp -v -i' #cp menjalankan cp -v -i
alias rm='rm -i' #rm menjalankan rm -i
alias ls='ls -a' #ls menjalankan ls -a
Perubahan ini akan dijalankan setelah kita logout dan login kembali atau dengan perintah "source .bashrc"
Atau perintah "cp -v -i" untuk mencopy suatu file secara interaktif (-i interaktif -v menunjukkan lokasi file dengan nama yang sama dengan nama tujuan copy-an).
Nah, daripada ribet dengan -bla -bla -bla terhadap perintah yang sering kita gunakan, sederhanakan saja dengan alis. Caranya dengan mengedit file ".bashrc", tambahkan line-line yang ingin kita alias-kan. Contoh :
alias cp='cp -v -i' #cp menjalankan cp -v -i
alias rm='rm -i' #rm menjalankan rm -i
alias ls='ls -a' #ls menjalankan ls -a
Perubahan ini akan dijalankan setelah kita logout dan login kembali atau dengan perintah "source .bashrc"
SHELL
Shell adalah salah satu cara komputer menerima perintah.
Banyak jenis shell di Linux, tetapi yang paling umum digunakan adalah Bash shell.
Perintah-perintah shell harus diketikkan. Cara ini seakan-akan membawa kita kembali ke jaman DOS, tapi jangan salah, dengan cara ini kita bisa merasakan kekuatan dari shell.
File ".bashrc"
Untuk dapat menggunakan bash shell, pastikan bahwa file ".bashrc" ada dalam home direktroti kita. Cara gampang untuk memastikan keberadaan ".bashrc" dengan mengetikkan "ls .bashrc".
File ini dapat dibuka dengan menggunakan sembarang text editor seperti vi, pico, emacs, dll. Perintahnya "pico .bashrc"
Banyak jenis shell di Linux, tetapi yang paling umum digunakan adalah Bash shell.
Perintah-perintah shell harus diketikkan. Cara ini seakan-akan membawa kita kembali ke jaman DOS, tapi jangan salah, dengan cara ini kita bisa merasakan kekuatan dari shell.
File ".bashrc"
Untuk dapat menggunakan bash shell, pastikan bahwa file ".bashrc" ada dalam home direktroti kita. Cara gampang untuk memastikan keberadaan ".bashrc" dengan mengetikkan "ls .bashrc".
File ini dapat dibuka dengan menggunakan sembarang text editor seperti vi, pico, emacs, dll. Perintahnya "pico .bashrc"
Makhluk Apa Linux Itu ?
Pada jaman yang belum dulu sekali, lahirlah seorang anak yang bernama Linus Torvalds yang kemudian tumbuh menjadi seorang pemuda. Dari dirinya lah Linux ini awal mulanya tercipta.
Bermula sebagai proyek hoby, Linux kini menjadi sistem operasi alternatif handal yang sangat diminati dan direkomendasi di seluruh dunia.
Awalnya Linus tertarik dengan Minix, sistem operasi miniatur Unix yang diciptakan oleh Andrew S. Tanenbaum.
Bagian utama dari Linux adalah kernel. Kernel dapat disebut sebagai jantungnya Linux.
Kernel mengatur semua bagian per bagian dari hardware komputer.
Sayangnya, kernel tidak membawa kita kemana-mana, kita masih membutuhkan shell, compiler, library, dll untuk bisa menjalankan Linux.
Bermula sebagai proyek hoby, Linux kini menjadi sistem operasi alternatif handal yang sangat diminati dan direkomendasi di seluruh dunia.
Awalnya Linus tertarik dengan Minix, sistem operasi miniatur Unix yang diciptakan oleh Andrew S. Tanenbaum.
Bagian utama dari Linux adalah kernel. Kernel dapat disebut sebagai jantungnya Linux.
Kernel mengatur semua bagian per bagian dari hardware komputer.
Sayangnya, kernel tidak membawa kita kemana-mana, kita masih membutuhkan shell, compiler, library, dll untuk bisa menjalankan Linux.
Selamat Siang
Blog ini aku buat khusus untuk Linux.
Aku suka sekali dengan Linux, hanya saja sempat kutinggalkan karena kesibukanku dengan pekerjaan kantor.
Aku senang Linux, karena Open, semua orang bisa mempelajarinya.
Dan dihadapan shell promt saja kita bisa otak-atik agoritma dan membuat program (script) suka-suka.
Aku suka sekali dengan Linux, hanya saja sempat kutinggalkan karena kesibukanku dengan pekerjaan kantor.
Aku senang Linux, karena Open, semua orang bisa mempelajarinya.
Dan dihadapan shell promt saja kita bisa otak-atik agoritma dan membuat program (script) suka-suka.
Subscribe to:
Posts (Atom)
